Tasyakuran Gedung PGRI Baru Kota Pekalongan, Simbol Kemandirian dan Kebersamaan Guru

Kota Pekalongan – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pekalongan menggelar kegiatan tasyakuran gedung PGRI baru yang berlokasi di Jl Setia Bhakti No 17A Kelurahan Podosugih, Kota Pekalongan. Kegiatan tasyakuran tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Januari 2026, dan diikuti oleh jajaran pengurus, anggota PGRI, serta tamu undangan. Ketua PGRI Kota Pekalongan, Mabruri, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya gedung PGRI yang kini telah menjadi milik sendiri. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya PGRI Kota Pekalongan belum memiliki kantor tetap, bahkan harus melalui proses panjang termasuk balik nama kepemilikan hingga akhirnya dapat membangun gedung yang representatif sebagai pusat kegiatan guru. “Kita patut bersyukur karena sekarang PGRI sudah memiliki kantor sendiri, tempat berkumpul dan beraktivitas para guru. Ini merupakan aset bersama yang lahir dari kebersamaan dan perjuangan panjang,” ujar Mabruri. Pada kesempatan tersebut, Mabruri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota PGRI yang telah berkenan memberikan sumbangan. Menurutnya, berapa pun nilai sumbangan yang diberikan sangat berarti dan menjadi bukti nyata kepedulian anggota terhadap organisasi. Selain itu, apresiasi khusus juga diberikan kepada para pengurus cabang dan ranting PGRI. Mabruri menegaskan bahwa pengurus cabang dan ranting merupakan ujung tombak terdepan yang berperan besar dalam mewujudkan pembangunan gedung PGRI tersebut. “Kami menitipkan kepada para pengurus cabang dan ranting untuk terus mengampanyekan peran penting PGRI kepada seluruh anggota, agar keberadaan organisasi ini semakin dirasakan manfaatnya,” tambahnya. Dalam rangkaian kegiatan tasyakuran tersebut, bendahara PGRI Kota Pekalongan juga menyampaikan laporan keuangan pembangunan gedung. Disampaikan bahwa dana yang berhasil dihimpun dari para anggota dan pihak terkait mencapai sebesar Rp. 1,7 miliar, yang seluruhnya digunakan untuk pembangunan gedung PGRI di Kelurahan Podosugih. Dengan diresmikannya gedung PGRI baru ini, diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan, konsolidasi, serta peningkatan profesionalisme guru di Kota Pekalongan, sekaligus memperkuat peran PGRI sebagai organisasi perjuangan, profesi, dan ketenagakerjaan guru. (#inggit.p)

 

Scroll to Top